![]() |
| BLACKPINK tampil di Coachella | celebmafia.com |
Sekitar empat tahun yang lalu, girl group besutan YG Entertainment telah mencetak sejarah dalam industri K-Pop. Tampil di atas panggung Coachella Sahara pada 2019, nantinya BLACKPINK jadi artis K-Pop perempuan pertama yang mengisi festival tersebut di kawasan California. Di saat itu juga, ketertarikan terhadap musik K-Pop mulai mengalami kenaikan begitu pesat.
Kali ini, BLACKPINK kembali mendapat undangan untuk mengisi pertunjukan musik itu sebagai bintang utama pada Sabtu, 15–22 April mendatang di waktu setempat. Berkaitan dengan hal ini, tampaknya musik K-Pop makin mendominasi. Apalagi film, drama, fashion, kecantikan, hingga kulinernya juga berkembang mengiringinya.
Pasalnya, tidak hanya BLACKPINK saja yang menjadi artis K-Pop dengan aktivitas di negara bagian barat. Tahun lalu, rapper BTS, J-hope, pernah menjadi artis Korea Selatan pertama yang menjadi headliner di festival Amerika Serikat bertajuk Lollapalooza. Menyusul seniornya, TXT juga menjadi grup K-Pop pertama pada acara yang sama di Chicago.
Selain itu, SEVENTEEN juga mengisi Los Angeles Culture Festival 3 pada 2019 lalu, kemudian MONSTA X pernah tampil di Life is Beautiful, Las Vegas.
Dengan kondisi seperti ini, bukan berarti tidak ada permintaan penggemar Inggris terhadap beberapa artis K-Pop saat ini. BTS dan BLACKPINK, yang telah memiliki nama besar, berhasil membuat ludes penjualan tiket konser tunggalnya di London dalam beberapa menit saja. Kedua grup tersebut, bahkan TWICE juga telah memasuki tangga lagu Inggris yang terkenal sulit untuk tembus.
Hal serupa terjadi berdasarkan beberapa alasan logis mengapa artis K-Pop belum pernah tampil di festival musik Inggris. Permasalahan seperti pengurusan visa, biaya, jadwal yang padat membuat para artis tersebut kehilangan kesempatannya untuk lebih dikenal oleh masyarakat umum di sana.
Namun, ketertarikan terhadap budaya Korea tidak akan pudar begitu saja, terlebih industri permusikannya makin berinovasi seiring berjalannya waktu. Penyelenggara festival Inggris perlu mencoba menghadirkan beberapa artis K-Pop agar mengejar ketertinggalan dengan acara musik di negara lain.
Membuat festival musik khusus K-Pop saja sepertinya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi segelintir penggemarnya di Inggris. Di abad 21 ini, sudah tidak ada batasan lagi untuk mendengarkan musik. Terbukti dengan melihat line-up Coachella 2023, festival tersebut menghadirkan penyanyi reggaeton Bad Bunny, artis punk New York Blondie, pop Inggris dari Charli XCX, dan pastinya BLACKPINK yang menjadi perwakilan K-Pop.
Sebenarnya, tidak ada masalah bila festival-festival Inggris diisi oleh beragam artis dari berbagai genre musiknya. Namun, sepertinya pihak penyelenggaranya belum mencoba untuk memasukkan genre K-Pop dalam perhelatan musiknya.
Salah satu festival tahunan Inggris, Reading & Leeds, telah melakukan survei untuk mengetahui artis mana yang ingin penggemar di sana temui di acara yang terselenggarakan pada Agustus mendatang. Hasilnya pun menunjukkan bahwa penggemar Inggris lebih banyak memilih J-hope ‘BTS’, lantaran penampilannya bersama Lollapalooza di festival Amerika Serikat sebelumnya.
Setidaknya, penyelenggara festival Inggris harus mulai mempertimbangkan untuk memasukkan K-Pop pada rencana undangan mereka. Masih ada harapan untuk terjadi di kemudian hari. Semoga pertimbangan tersebut dapat berubah menjadi kenyataan secepatnya.

Komentar
Posting Komentar