Meskipun kota ini mempunyai variasi kuliner yang enak dan murah, tidak ada salahnya menyambangi suatu pusat jalanan yang kini ramai dikunjungi masyarakatnya untuk mengisi waktu luang atau sekadar nongkrong bersama. Tempat tersebut juga merupakan hasil dari visi misi walikotanya, Drs. H. Maidi, SH., MM., M.Pd., serta menjadi program pengembangan dalam industri UMKM Madiun, khususnya di bidang kuliner dan bisnis kecil.
Pusat jalanan itu bernama Pahlawan Street Center (PSC). Pahlawan Street Center adalah salah satu tempat wisata bagi para pejalan kaki yang ingin merasakan suasana kota Madiun. Tempat wisata ini terletak di Jalan Pahlawan, Kecamatan Manguharjo, Madiun. Hal yang menarik dari PSC ini adalah letaknya yang dekat dengan pusat perbelanjaan hingga terdapat penjaja makanan dan minuman yang dibandrol dengan harga yang sangat murah.
Tidak hanya jalanan kota saja yang ditemani kilauan lampu hias terpasang di berbagai sudut jalan, tetapi terdapat lampu kota yang akan menerangi pengunjung selama memasuki kawasan hingga penghujung jalan. Para pengunjungnya pun berasal dari berbagai kalangan usia, dari yang muda hingga yang tua. Ada yang berswafoto ria, bahkan hanya duduk santai sambil berbincang bersama. Meskipun kondisi masih belum lepas dari Covid-19, para Satgas Covid tetap mengawasi masyarakatnya selama berada di kawasan PSC dalam penerapan protokol kesehatan. Tidak hanya itu, mereka juga membagikan masker gratis bagi pengunjung yang membutuhkan.
![]() |
| Patung Merlion di Taman Sumber Wangi |
PSC memiliki dua taman yang letaknya berseberangan, yaitu Taman Sumber Wangi dan Taman Sumber Umis. Setiap taman memiliki bangunan ikonik dari beberapa negara, seperti Patung Merlion di Taman Sumber Wangi dan musala berbentuk Ka’Bah di Taman Sumber Umis. Sebenarnya masih ada bangunan lainnya, seperti Menara Jam Big Ben, Menara Eiffle, dan Tower Zam-Zam. Namun, ketiga bangunan tersebut masih dalam proses pembangunannya.
PSC ini dijuluki sebagai “Malioboronya Madiun” karena di sepanjang jalan yang ramah pejalan kaki itu ditemani cahaya lampu kota serta kebun bunga yang menjadi simbol kotanya sebagai “Kota Seribu Bunga”. Selain itu, banyak pusat perbelanjaan yang dibuka hingga malam hari dan beragam penjual makanan dan minuman di sepanjang trotoar jalan raya.
Jika pengunjung merasa lapar dan tidak ingin makanan yang berat, aneka jajanan di sini banyak dijual di sekitar kawasan PSC. Salah satunya adalah pentol, bakso tusuk berbagai isian dilengkapi dengan saus pilihan, seperti saus kacang, saus sambal/tomat, hingga kecap. Tidak lupa dengan perasan jeruk nipis sesuai selera. Satu bungkusnya bisa diberi harga Rp5.000 dengan jumlah isian 5-6 macam pentol.
![]() |
| Suasana di Taman Sumber Wangi |
Selain keunikan yang telah disebutkan sebelumnya, PSC ini berdekatan dengan kantor pemerintahan kota Madiun. Meskipun tempat wisata ini cukup ramai dikunjungi masyarakat, tetapi kebersihan dan kenyamanannya terjaga. Tempat parkir yang disediakan pun cukup luas, bahkan PSC juga menyediakan spot foto bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momennya saat berada di sana. Tidak perlu khawatir, tempat ini sama sekali tidak dipunguti biaya masuk dan terbuka untuk masyarakat umum.
Para pengunjung bisa mendatangi Pahlawan Street Center pada pagi hari ataupun di malam hari. Kawasan PSC cukup besar dan luas sehingga cocok bagi pengunjung atau pun pendatang baru yang ingin meluangkan waktu berjalan kaki sembari menikmati indahnya kota Madiun. (EA)



Komentar
Posting Komentar